Pengaruh Inhibitor Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Guajava) pada Laju Korosi Pipa Galvanis

Kurnia Hastuti, Rieza Zulrian Aldio, Yuda Nugroho

Sari

PT Sekarbumi Alamlestari merupakan pabrik kelapa sawit yang  menggunakan pipa galvanis dalam proses pendistribusian air bersih yang digunakan untuk proses produksi dan penggunaan pada perumahan karyawan perusahaan. Pipa galvanis dapat terkorosi bila terlalu lama berada di lingkungan air gambut, karena air gambut bersifat sangat asam dan korosif. Korosi ini akan berdampak negatif pada kualitas dan proses distribusi air bersih tersebut. Salah satu cara untuk mengurangi korosi yaitu dengan penambahan inhibitor korosi. Jambu biji merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai inhibitor korosi karena mengandung tanin pada daunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun jambu biji pada laju korosi pipa galvanis. Metode pengukuran laju korosi yang digunakan adalah metode kehilangan berat selama perendaman. Spesimen pipa galvanis direndam di dalam medium air gambut dengan penambahan dan tanpa penambahan inhibitor.  Inhibitor yang diberikan divariasikan yaitu 5%, 7%, 9%,11%  dan lama waktu perendaman yang diberikan yaitu selama 42 hari. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun jambu biji efektif dalam mengurangi laju korosi. Pada perendaman tanpa menggunakan pompa laju korosi terendahnya didapat pada konsentrasi inhibitor 9% yaitu sebesar 0,018 mm/y, dan pada perendaman menggunakan pompa laju korosi terendahnya didapat pada konsentrasi inhibitor 11% yaitu sebesar 0,019 mm/y.

Kata Kunci

Air gambut, ekstrak daun jambu biji, korosi, pipa galvanis, tanin

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Ali, F., Saputri, D., & Nugroho, R. F. (2014). Pengaruh Waktu Perendaman Dan Konsentrasi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidiun Guajava,linn) Sebagai Inhibitor Terhadap Laju Korosi Baja SS 304 Dalam Larutan Garam Dan Asam. Jurnal Teknik Kimia Universitas Sriwijaya, 20(1), 28–37.

Amalia, I. (2016). Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Guajava) dan Daun Cengkeh (Syizigum aromaticum) Sebagai Inhibitor Organik Pada API 5L GRADE B Dilingkungan NaCl 3,5% pH4.

Anggriawan, A., Saputra, E., & Olivia, M. (2015). Penyisihan Kadar Logam Fe dan Mn Pada Air Gambut DenganPemanfaatan Geopolimer Dari Kaolin Sebagai Adsorben. Jom FTEKNIK, 2(1), 1–6.

Anyiam, C. K., Ogbobe, O., Oguzie, E. E., Madufor, I. C., Nwanonenyi, S. C., Onuegbu, G. C., Obasi, H. C., & Chidiebere, M. A. (2020). Corrosion inhibition of galvanized steel in hydrochloric acid medium by a physically modified starch. SN Applied Sciences, 2(4). https://doi.org/10.1007/s42452-020-2322-2

Cholil, M. N., Ramadhan, D., & Maulidia, Y. (2018). Inhibisi Korosi Pada Baja Lunak Dalam Media Air Gambut Dengan Metode Elektroplating. ELKHA, 10(2). https://doi.org/10.26418/elkha.v10i2.26202

Irianty, R. S., & Khairat. (2013). Ekstrak Daun Pepaya sebagai Inhibitor Korosi pada Baja AISI 4140 dalam Medium Air Laut. Jurnal Ilmiah Sains Terapan, 4(2).

Mulyati, B. (2020). TANIN DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI INHIBITOR KOROSI. Jurnal Industri Elektro Dan Penerbangan (INDEPT), 8(1).

Tambun, R., Limbong, H. P., Nababan, P., & Sitorus, N. (2015). Kemampuan Daun Jambu Biji sebagai Inhibitor Korosi Besi pada Medium Asam Klorida. Jurnal Kimia Dan Kemasan, 37(2). https://doi.org/10.24817/jkk.v37i2.1815

Wahyuni, T., & Ab, S. (2014). PEMANFAATAN TANIN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI TERHADAP LAJU KOROSI BESI DALAM LARUTAN NaCl 3%. Jurnal Konversi, 3(1), 45–52.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.